Sunday , December 16 2018
Home / Berita / PENGHILIRAN MINERAL, Gasifikasi Batu Bara Belum Banyak Peminat

PENGHILIRAN MINERAL, Gasifikasi Batu Bara Belum Banyak Peminat

Petugas melakukan proses pencetakan aluminium ingot di pabrik peleburan PT Inalum Kuala Tanjung Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Selasa (2/8). PT Inalum mampu memproduksi 260.000 ton aluminium ingot per tahun yang diprioritaskan untuk kebutuhan dalam negeri. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/aww/16.

Suaracargo.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut belum ada perusahaan di luar PT Bukit Asam Tbk. dan PT Pertamina (Persero) yang mengajukan penghiliran batu bara menjadi gas (gasifikasi).

Dirjen Minerba Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengatakan hal itu lantaran untuk proses meningkatkan nilai tambah saaja belum ada cerita sukses di Indonesia. Menurutnya jika proyek kerjasama antara kedua pelat merah terealisasikan maka bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain supaya bisa menghasilkan nilai tambah.

Bambang melanjutkan kerja sama kedua BUMN juga bisa memperingan lantaran resikonya bisa dibagi dan sudah ada pihak yang menjadi off taker. Pasalnya, lanjut Bambang dalam dunia bisnia jika nantinya hal itu sudah bisa dimulai, dan pasarnya mulai ekonomis, pasti sejumlah perusahaan berbondong-bondong mengikutinya.

“Bukan hanya buka pintu saja sih, tapi kan sudah tugas. Karena secara nasional kan menyediakan proses nilai tambah batu bara dan BUMN kan sebagai pionir,” katanya belum lama ini.

Bambang menyebut, saat ini penertiban hilirisasi batubara belumlah segalak untuk sektor mineral yang diwajibkan mellaui pembangunan smelter lantaran masih minim perusahaan yang mau berinvestasi.

“Kami mendorong tapi tidak sebesar mineral dorong nya karena mineral masih ada proses dari biji. kalau batu bara kan langsung. Naturenya beda. kalau batu bara untuk pltu langsung dibakar,” imbuhnya.

Facebook Comments

About N

Check Also

Kasus KBN dan KCN, Kemenhub Perlu Petakan Potensi Konflik Proyek Pelabuhan

Suaracargo.com, JAKARTA — Pemerintah harus memetakan potensi konflik antarcalon investor sebelum menggenjot proyek-proyek infrastruktur berskema …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *