Sunday , August 25 2019
Home / Berita / PLTU SUMSEL 5, DSSP Power Sumsel Capai 5 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PLTU SUMSEL 5, DSSP Power Sumsel Capai 5 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

Suaracargo.com, JAKARTA — PT DSSP Power Sumsel telah menerapkan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui pencapaian 5 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja pada kegiatan operasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumsel 5 berkapasitas 2X150 megawatt (MW) yang berlokasi di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan.

Melalui kerja keras karyawan dan kontraktor dalam mengelola K3 di lingkungan perusahaan tersebut, PT DSSP Power Sumsel telah menerima penghargaan Lima Juta Jam Kerja Tanpa LTI (Lost Time Incident) dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatra Selatan.

Penyerahan penghargaan pada hari Senin (28/1/2019) di Desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumsel, perwakilan dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), CEO bisnis energi PT Dian Swastatika Sentosa Tbk., perwakilan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, musyawarah pimpinan kecamatan, dan kepala-kepala desa setempat.

Koimudin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatra Selatan mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras DSSP Power Sumsel beserta para kontraktor dalam melindungi keselamatan kerja para karyawan.

Sebelum penyampaian penghargaan, Disnakertrans Provinsi Sumsel telah melakukan beberapa kali audit keselamatan kerja DSSP Power Sumsel.

“Saya mengharapkan agar semua pihak melakukan upaya konkret terhadap pelaksanaan K3 di lingkungan masing-masing sehingga budaya K3 benar-benar terwujud di setiap tempat,” ujarnya.

CEO bisnis energi PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. Lokita Prasetya  mengatakan, manajemen perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung segala upaya untuk terciptanya K3 di lingkungan kerja.

Pada saat yang sama, PT DSSP Power Sumsel melakukan peluncuran penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dan menyelenggarakan syukuran atas hasil audit penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) oleh Kementerian Tenaga Kerja, dengan meraih predikat Bendera Emas (Golden Flag).

Acara ditutup dengan penanaman 370 pohon ketapang secara simbolis di areal perusahaan dan penandatanganan komitmen peningkatan budaya kerja produktif dalam mencapai operasi yang baik.

PT DSSP Power Sumsel adalah perusahaan pengembang listrik swsta (independent power producer/IPP) PLTU berkapasitas 2×150 MW yang merupakan anak perusahaan tidak langsung dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), salah satu perusahaan Grup Sinar Mas yang berfokus pada bisnis energi dan infrastruktur.

Pembangkit tenaga listrik mulut tambang yang dibangun dengan nilai investasi sekitar US$420 juta ini telah memulai kegiatan operasi komersial untuk membantu memperkuat sistem kelistrikan Sumatra Selatan pada Desember 2016.

Proyek IPP PLTU Sumsel-5 merupakan salah satu dari tiga proyek IPP PLTU milik DSSA. Selain IPP PLTU Sumsel-5, DSSA memiliki dua proyek IPP PLTU lain, yaitu IPP PLTU Kendari-3 berkapasitas 2×50 MW di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dan IPP PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2×100 MW di Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Kedua IPP PLTU ini masih tahap penyelesaian pembangunan dan diharapkan akan beroperasi secara komersial pada kuartal I/2019 dan kuartal IV/2019. DSSA juga memiliki empat captive power plant (pembangkit listrik untuk kebutuhan perusahaan sendiri) yang terletak di Serang, Tangerang, dan Karawang.

Facebook Comments

About N

Check Also

Aturan Baru, Berikut Mekanisme Pemanfaatan BMN Hulu Migas Eks Terminasi

Suaracargo.com, JAKARTA – Pemerintah memberikan kepastian terkait dengan pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) eks terminasi atau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *