Wednesday , November 21 2018
Home / Berita / Serikat Pekerja Ngotot Minta UMP 2019 Dinaikkan 25%

Serikat Pekerja Ngotot Minta UMP 2019 Dinaikkan 25%

Suaracargo.com, JAKARTA – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) tetap meminta kenaikan upah minimum provinsi naik sebesar 25%.
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal menolak kenaikan upah minimum sebesar 8,03% sebagaimana yang disampaikan Menteri Ketenagakerjaan dalam surat edaran tertanggal 15 Oktober 2018.
Kenaikan sebesar 8,03% sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan (PP 78/2015) yang menetapkan formula kenaikan upah minimum berdasarkan inflansi dan pertumbuhan ekonomi.
Perlu diketahui, sejak diterbitkan pada tahun 2015 lalu, buruh Indonesia sudah menolak PP 78/2015 karena dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam undang-undang ini,  kenaikan upah minimum salah satunya berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
Menurut Said, kenaikan upah minimum sebesar 8,03% akan membuat daya beli buruh jatuh.
“Hal ini, karena, kenaikan harga-harga barang seperti beras, telur ayam, transportasi (BBM), listrik, hingga sewa rumah kenaikannya lebih besar dari 8,03%,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (18/10/2018).
Lebih lanjut dia menegaskan, bahwa idealnya kenaikan upah minimum tahun 2019 sebesar 20% hingga 25%.
Menurut Said, kenaikan sebesar itu didasarkan pada hasil survey pasar kebutuhan hidup layak yang dilakukan FSPMI – KSPI di beberapa daerah.
“Kenaikan upah minimum sebesar 20 – 25% kami dapat berdasarkan survey pasar di berbagai daerah seperti Jakarta, Banten, Bekasi – Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatera,” kata Said.
Oleh karena itu, dia meminta agar Kepala Daerah mengabaikan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan dan tidak menggunakan PP 78/2015 dalam menaikkan upah minimum.
“Sebab acuan yang benar adalah menggunakan data survey Kebutuhan Hidup Layak sebagaimana yang diperintahkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003,” tutur Said.
Facebook Comments

About N

Check Also

Toyota dan Japan Tobacco Teken Perjanjian Lisensi Teknologi GRAS-Di DNA

Suaracargo.com, TOYOTA CITY Toyota Motor Corporation (Toyota) menandatangani perjanjian dengan Japan Tobacco Inc. (JT) untuk melisensikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *